JAYAPURA, Beritafajar7 – Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Kota Jayapura sukses menggelar Kejuaraan BKI Kota Jayapura Cup I Tahun 2026 di Aula SMK Negeri 5 Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (13/6/2026). Kejuaraan yang diikuti lebih dari 40 peserta dari berbagai daerah ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda menuju kompetisi tingkat nasional.
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada BKI Kota Jayapura atas inisiatif menyelenggarakan kejuaraan yang dinilai mampu mengembangkan potensi generasi muda di bidang olahraga bela diri.
“Ini merupakan momen yang sangat tepat dan sangat baik untuk mengembangkan potensi anak-anak dan generasi muda yang memiliki kemampuan dan talenta di bidang seni bela diri, khususnya Kempo. Dari peserta yang bertanding hari ini, kita melihat mereka memiliki kemampuan dasar bela diri yang tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Rustan mengatakan, kejuaraan tersebut menjadi tantangan sekaligus perhatian bagi Pemerintah Kota Jayapura untuk memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga Kempo di daerah. Menurutnya, meski saat ini BKI berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan belum berada di bawah KONI, pemerintah akan mencari skema bantuan yang memungkinkan melalui organisasi perangkat daerah terkait.
“Kegiatan seperti ini perlu diapresiasi dan didukung. Kami akan melihat peluang bantuan yang bisa diberikan melalui OPD terkait agar pembinaan atlet Kempo terus berjalan,” katanya.
Selain dukungan pembinaan, Rustan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura memiliki program pemberian beasiswa dan penghargaan bagi pelajar maupun masyarakat yang berprestasi di bidang olahraga.
“Atlet yang berprestasi, termasuk dari cabang Kempo, berpeluang mendapatkan bantuan beasiswa atau bentuk penghargaan lainnya. Yang penting memiliki bukti prestasi berupa sertifikat atau medali kejuaraan,” jelasnya.
Ia menambahkan, olahraga bela diri harus dipahami sebagai sarana membentuk karakter, disiplin, dan kemampuan melindungi diri, bukan untuk berkelahi. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para atlet muda diharapkan mampu menembus kejuaraan tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Menurut Rustan, keterlibatan anak-anak dan remaja dalam olahraga bela diri juga menjadi langkah positif untuk menghindarkan mereka dari pengaruh negatif seperti narkotika dan kenakalan remaja.
“Kalau mereka fokus berlatih dan mengejar prestasi, tentu akan terhindar dari hal-hal yang dapat merusak masa depan. Apalagi jika ada dukungan berupa bantuan pendidikan, itu akan semakin memotivasi mereka untuk berprestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BKI Kota Jayapura, Patrisius Randa, menjelaskan bahwa kepengurusan BKI Kota Jayapura baru terbentuk pada Januari 2026. Salah satu program utama organisasi adalah menyelenggarakan kejuaraan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet.
“Kami memang menargetkan kejuaraan ini bisa berlangsung setiap tahun. Tujuannya untuk mempersiapkan atlet menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) yang digelar dua tahun sekali oleh KORMI. Tahun depan Fornas akan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah,” katanya.
Patrisius menyebutkan, kejuaraan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk SMK Negeri 5 Abepura yang menyediakan lokasi pertandingan, sejumlah pihak swasta seperti Koperasi Anugerah Papua Lestari dan SPBU Tanah Hitam, serta tim medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih.
Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok pelajar mulai dari tingkat SD hingga mahasiswa, yang terbagi dalam kategori pra-kadet, teenager, dan kadet.
“Kami sengaja fokus pada atlet usia muda karena mereka adalah masa depan Kota Jayapura dan Provinsi Papua untuk tampil di event nasional maupun kompetisi yang lebih besar,” ujarnya.
Terkait rencana pemberian beasiswa dari Pemerintah Kota Jayapura, Patrisius menyambut baik dukungan tersebut. Ia mengaku akan segera menyampaikan laporan hasil kejuaraan kepada Wakil Wali Kota Jayapura.
“Minggu depan kami akan menyerahkan daftar para juara yang merupakan warga Kota Jayapura beserta sertifikat prestasinya. Harapannya dapat ditindaklanjuti bersama Dinas Pendidikan sehingga mereka memperoleh bantuan beasiswa sebagaimana yang disampaikan pemerintah,” katanya.
Kejuaraan BKI Kota Jayapura Cup I Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan karakter, pengembangan prestasi olahraga, serta upaya menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berdaya saing menuju tingkat nasional.

