TIMIKA, Beritafajar7.com — Disamping menjaga situasi keamanan di wilayah Papua, Satgas Ops Damai Cartenz juga menciptakan rasa nyaman dalam aktifitas bersama masyarakat di tempat penugasan.
Hal itu diwujudkan personel Satgas Ops Damai Cartenz melalui kepedulian terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Seperti yang dilaksanakan personel Satgas Humas, Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi, S.Ds. yang berbelanja produk lokal asli Papua di wilayah Timika, Papua Tengah pada Selasa (16/12/2025) sore.
Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi, S.Ds., menyambangi langsung para perajin dan pedagang lokal dan membeli patung kecil khas Papua serta tas noken hasil anyaman tangan masyarakat di Jalan SP 5, yang dikenal sebagai sentra pembuatan tas noken.
Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi juga berinteraksi langsung dengan para mama-mama Papua, termasuk Elsa Nawiyuta atau yang akrab disapa Mama Elsa, selaku ketua kelompok pengrajin anyaman tas noken di wilayah tersebut.
Selain itu, dilanjutkan di kawasan Jalan Belibis atau Bundaran Emeneme Timika dengan membeli tas noken sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk UMKM lokal Papua.
Iptu I Gde Pradana Sthirabudhi, S.Ds., juga berbelanja buah lokal milik mama-mama Papua di Jl. Agimuga Mile 32, Timika, Jumat (19/12/2025).
Dalam suasana penuh keakraban, Iptu I Gde Pradana tampak berinteraksi langsung dengan para pedagang mama-mama Papua yang menjajakan hasil kebun mereka.
Senyum, sapaan hangat, serta dialog ringan mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar aktivitas belanja, namun juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa hal ini merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas di Papua.
“Melalui hal sederhana seperti berbelanja produk lokal, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Ops Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha lokal merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan dan kedekatan antara aparat dan masyarakat.
“Dukungan ini menunjukkan bahwa kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat yang peduli terhadap kehidupan sosial serta ekonomi masyarakat Papua,” ungkap Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Ia menambahkan, interaksi langsung yang humanis diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat berjalan seiring,” tambahnya.
Sementara itu, Masyarakat Papua yang berjualan mengaku senang dengan Kehadiran aparat di tengah aktivitas ekonomi masyarakat dinilai memberikan semangat, rasa aman, serta harapan bagi keberlangsungan usaha kecil mereka.(red)

