SENTANI, Beritafajar7 – Pemerintah Kabupaten Jayapura melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Selasa (26/05/26).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Yunus Wonda,S.H., M.H. yang menegaskan bahwa rotasi dan pengangkatan pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan kinerja birokrasi, pengembangan karier aparatur, serta memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi atau penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.
“Pengangkatan dalam jabatan bukanlah hadiah, tetapi amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Yunus Wonda meminta agar segera fokus mempercepat pelaksanaan program kerja dan penyerapan anggaran di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur melalui administrasi yang tertib, namun juga melalui hadirnya program yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Saya meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera bekerja cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Bupati juga menekankan beberapa poin penting kepada seluruh pimpinan OPD. Ia meminta agar tidak terjadi penumpukan realisasi anggaran pada akhir tahun karena dapat berdampak pada kualitas pekerjaan dan stabilitas pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, penggunaan anggaran harus dilakukan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai aturan yang berlaku. Program yang dijalankan juga diminta agar berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mendukung prioritas pembangunan daerah.
Yunus Wonda mengaku prihatin terhadap minimnya progres pelaksanaan kegiatan di sejumlah OPD hingga memasuki bulan keenam tahun berjalan. Ia bahkan menyampaikan kritik tegas kepada para kepala dinas agar segera mempercepat realisasi program kerja.
“Kita ini sudah masuk bulan ke-6, hampir semua kegiatan belum berjalan. Kepala dinas bangun, bangun dari tidur yang panjang,” katanya dengan nada tegas.
Menurutnya, kondisi tersebut harus segera diperbaiki mengingat pemerintah daerah hanya memiliki waktu enam bulan ke depan sebelum memasuki pembahasan APBD Perubahan.
Ia memperingatkan apabila program prioritas daerah tidak berjalan, maka tidak akan ada penambahan anggaran bagi dinas terkait pada APBD Perubahan.
“Kalau sampai program-program tidak jalan, maka APBD perubahan tidak ada satu dinas yang akan mendapat tambahan anggaran,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bupati juga meminta Inspektorat untuk segera melakukan proses review terhadap pelaksanaan program dan memastikan pengawasan berjalan maksimal.
Ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk membangun budaya kerja yang cepat, responsif, serta bertanggung jawab demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyampaikan apresiasi kepada Parson Barota yang memasuki masa purna tugas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi, pengabdian, loyalitas, serta kerja keras yang telah diberikan selama menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

