JAYAPURA, Beritafajar7.com — Perumahan baru di kawasan Holtekamp, khususnya di sekitar Perumahan Anugrah dan sekitarnya, hingga kini belum bisa menikmati layanan air bersih dari PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda).
Direktur PT. AMJ Robongholo Nanwani (Perseroda) mengungkapkan bahwa kendala utama belum mengalirnya air bersih ke kawasan berkembang tersebut adalah keterbatasan anggaran untuk membangun jaringan pipa distribusi.
Dijelaskan, bahwa saat ini pipa distribusi air bersih milik PT AMJ baru menjangkau di Perumahan Grand Royal II.
Dikatakan, potensi ketersediaan sumber air di kawasan Holtekamp sebenarnya sangat mencukupi.
Namun, infrastruktur pipa besar untuk menyalurkan air ke rumah-rumah warga masih belum tersedia.
Pihak PT AMJ menegaskan tidak tinggal diam melihat kebutuhan warga di kawasan Holtekamp.
Saat ini, skema perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) untuk proyek perluasan jaringan tersebut sudah rampung dan siap dieksekusi.
Untuk mengatasi masalah pembiayaan, PT AMJ kini resmi mengajukan permohonan bantuan anggaran kepada Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua.
“Kami sudah membangun DED-nya, perencanaan teknisnya sudah siap. Kami berharap jaringan pipa distribusi utamanya atau pipa besarnya bisa dibantu dari pemerintah kota dan provinsi. Nah, untuk sambungan rumah ke keluarga, nanti akan menggunakan anggaran internal dari PT AM Jayapura,” ujar Dirut PT AMJ saat ditemui di Entrop, pada Jumat (21/8/2026).
Dengan adanya kolaborasi anggaran antara pemerintah daerah dan PT AMJ, diharapkan perluasan jaringan pipa ke kawasan Holtekamp dapat segera terealisasi demi memenuhi hak masyarakat akan air bersih.(red)

