SENTANI, Beritafajar7 – SMA Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 pada Sabtu (18/7/2026) di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Kenangan, Berkarya demi Masa Depan” ini dihadiri Bupati Kabupaten Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama ratusan alumni dari berbagai angkatan.
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yangroserai, mengatakan perayaan yang seharusnya jatuh pada 1 Juli tersebut sengaja diundur ke 18 Juli agar seluruh alumni dapat hadir bersama-sama.
“Sebenarnya ulang tahunnya itu tanggal 1 Juli, tapi kita undur ke 18 supaya kita semua bisa hadir. Kali ini kita ambil tema Bersatu dalam Kenangan, Berkarya demi Masa Depan,” ujar Kelasina.
Ia menjelaskan, meski pihak sekolah yang menginisiasi kegiatan, para alumnilah yang menjadi motor penggerak utama pelaksanaan acara. Menurutnya, setiap angkatan turut menyumbang, dengan sejumlah alumni memberikan kontribusi lebih besar, di antaranya Wagus Hidayat, Umar, Ted, dan Agus Nyaro.
“Setiap angkatan mereka sumbang, bahkan ada alumni yang kasih lebih dari itu. Kami bahagia sekali, kami bangga. Ini jadi motivasi untuk adik-adik agar mereka tahu bahwa mereka bisa jadi orang-orang hebat,” katanya.
Kelasina juga mengungkapkan sekolah tersebut saat ini menghadapi keterbatasan ruang belajar. Dari 39 rombongan belajar (rombel) yang ada, enam di antaranya terpaksa menggunakan ruang laboratorium IPA—meliputi lab kimia, biologi, dan fisika—serta ruang ganti sebagai ruang kelas akibat kekurangan rombel.
“Kami ini sebenarnya ada 39 rombel, tapi enam di antaranya kami pakai lab-lab IPA yang dipakai untuk ruang belajar karena kekurangan rombel. Ada juga ruang ganti yang kami manfaatkan jadi kelas,” jelasnya.
Bupati Yunus Wonda dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari upaya menjaga silaturahmi dengan sekolah dan para alumni. Ia menyebut SMA Negeri 1 Sentani sebagai salah satu sekolah yang memiliki sejarah panjang dan pernah menjadi sekolah paling bergengsi di wilayah tersebut.
“Ini bagian dari silaturahmi yang memang harus dibangun, sehingga semua bisa tahu bahwa sekolah ini masih ada. Kami harap sekolah ini terus berkembang menjadi sekolah dengan standar yang lebih baik ke depan,” kata Yunus.
Ia berharap para alumni yang kini telah berhasil di berbagai bidang dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus siswa SMA Negeri 1 Sentani. Yunus turut menyampaikan apresiasi kepada para guru yang telah mengabdi sejak angkatan pertama hingga angkatan ke-44.
Terkait kebutuhan fasilitas sekolah, Bupati Yunus Wonda menyampaikan rencana penambahan lantai gedung sekolah untuk mengatasi kekurangan ruang kelas, sejalan dengan permintaan pihak sekolah.
Sementara itu, alumni angkatan 1985 sekaligus mantan Wakil Bupati Jayapura periode 2017-2022, Giring Wijayantoro, mengatakan kegiatan reuni akbar ini baru kedua kalinya digelar sejak lima tahun lalu. Ia menilai alumni SMA Negeri 1 Sentani telah memberi warna tersendiri bagi Papua, dengan banyak di antaranya menduduki jabatan penting, termasuk pernah menjadi gubernur.
“Alumni SMA Negeri 1 Sentani sudah membuat warna tersendiri di Papua khususnya. Banyak yang sudah jadi pejabat, bahkan ada yang pernah menjadi gubernur,” ujar Giring.
Giring yang merupakan bagian dari angkatan pertama sekolah tersebut mengenang masa-masa sulit ketika fasilitas pendidikan masih sangat terbatas, termasuk kebiasaan berjalan kaki ke sekolah karena minimnya transportasi. Ia menilai perkembangan yang dicapai sekolah saat ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain.
Ia berpesan kepada generasi penerus agar tidak berpuas diri hanya dengan menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, melainkan terus melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi serta senantiasa mengembangkan diri sepanjang hayat.
“Pendidikan memang pohonnya pahit, waktu tersita, tapi hasilnya benar-benar manis. Jangan pernah kendor untuk terus belajar, sampai tua pun kita masih banyak belajar,” pesannya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini, generasi muda dituntut untuk pandai menyesuaikan diri dalam bermasyarakat, sehingga SMA Negeri 1 Sentani dapat terus menjadi perintis dan kebanggaan bagi Kabupaten Jayapura, Papua, dan Indonesia secara umum.
Perayaan HUT ke-44 SMA Negeri 1 Sentani ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, termasuk perwakilan dari Kabupaten Jayawijaya yang datang langsung untuk mengikuti rangkaian acara. [cr]

