JAYAPURA, Beritafajar7 – Astra Motor Papua terus memperluas jangkauan distribusi sepeda motor Honda ke berbagai wilayah di Papua. Marketing Manager Astra Motor Papua, Suhendri, mengungkapkan bahwa saat ini stok utama masih terpusat di Jayapura, namun unit-unit tersebut sudah mulai didistribusikan ke sejumlah daerah lain.
“Untuk saat ini, untuk stok-stok itu kebetulan kita baru di Jayapura ya, Pak. Tapi posisi sekarang, unitnya lagi-lagi di jalan di daerah-daerah Merauke, Sorong, Manokwari,” ujar Suhendri.
Ia menambahkan, distribusi ke Nabire juga ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Nabire itu sudah mulai mau bulan ini, harusnya sudah ready semua. Jadi itu juga salah satu fasilitas kita untuk memfasilitasin kebutuhan customer di setiap daerah,” jelasnya.
Suhendri mengungkapkan bahwa permintaan inden (pemesanan) untuk motor tipe terbaru cukup tinggi. “Sekarang sudah hampir 20 unit untuk kebutuhannya,” katanya. Dari jumlah tersebut, mayoritas pemesan memilih tipe CBS.
Menurutnya, ketertarikan konsumen terhadap unit yang harus diinden dibanding stok yang sudah tersedia tidak lepas dari perubahan konsep desain pada Vario terbaru. “Konsepnya produk Vario 60 baru yang sekarang kan konsepnya mulai ke arah kekinian dan ke arah gen Z. Jadi mungkin ada beberapa customer yang pengin mencari motornya sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Seluruh pesanan inden tersebut dipastikan akan terpenuhi pada bulan ini. “Bulan Agustus ini kita penuhin,” tegas Suhendri.
Dari sisi metode pembayaran, Suhendri menyebut porsi antara pembelian kredit dan tunai relatif seimbang. “Fifty-fifty, Pak,” katanya.
Ia juga memastikan akan ada promo khusus bagi konsumen, terlebih menjelang acara peluncuran produk. “Kalau promo pasti ada, apalagi nanti pas launching,” ujarnya. Suhendri pun mengundang masyarakat untuk hadir dalam acara peluncuran yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus mendatang. “Datang aja pas launching tanggal 15 Agustus, kita berikan promo yang terbaik untuk Bapak,” tambahnya.
Terkait persaingan dengan motor listrik yang belakangan semakin diminati, Suhendri menegaskan bahwa keduanya menyasar segmen konsumen yang berbeda. “Kalau listrik sama motor konsumsi BBM kan pasti suatu segmen yang berbeda, Pak,” katanya.
Ia menjelaskan, konsumen motor listrik umumnya mencari kepraktisan dan tidak ingin bergantung pada bahan bakar minyak, sementara konsumen motor berbahan bakar bensin memiliki karakteristik tersendiri. “Itu hal yang agak susah head to head-nya untuk listrik sama motor BBM,” ujarnya.
Suhendri menegaskan bahwa inovasi produk yang terus dilakukan Honda didasari oleh komitmen memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh wilayah, termasuk Papua. “Honda itu pasti akan mengedepankan kebutuhan customer. Makanya kita selalu berinovasi bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan dari customer, baik dari customer kita dari mulai dari ujung barat sampai ujung timur,” jelasnya.
Ia menyebut, Astra Motor Papua berupaya memfasilitasi kebutuhan konsumen dari segmen low hingga high sesuai karakteristik masing-masing.
Suhendri juga mencatat adanya tren peningkatan minat masyarakat Papua terhadap motor besar atau segmen high.
Menurutnya, kebutuhan konsumen kini bergeser ke arah upgrade kendaraan dari segmen low ke mid, bahkan ke segmen high. “Kebetulan ini kan motor high-nya kita. Kita coba memfasilitasin customer-customer kita yang memang mau ngupgrade motor ke segmen high,” pungkasnya. Ia menambahkan bahwa pasar motor segmen ini di Papua terus bertumbuh, sehingga pihaknya berupaya memenuhi kebutuhan tersebut secara maksimal.

