JAYAPURA, Beritafajar7 – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Kamis (31/7/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Jayapura dan diikuti oleh 113 aparatur sipil negara (ASN) yang resmi menduduki jabatan definitif.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pelantikan terhadap 113 pejabat tersebut merupakan bagian dari proses administrasi kepegawaian yang telah melalui verifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pemerintah Kota Jayapura kegiatan kita hari ini melantik 113 baik itu pejabat administrator maupun pengawas, dan semua sudah kita lantik dengan jabatan masing-masing. Sebenarnya saya ingin supaya semua nanti sampai 250 baru kita lantik, tetapi dalam aturan itu yang sudah kita kirim ke BKN dan sudah diverifikasi, harus segera dilantik,” ujar Abisai.
Ia menjelaskan, apabila usulan yang telah diverifikasi BKN tidak segera dilantik dalam batas waktu yang ditentukan, maka status pengusulan tersebut akan dianggap batal dan harus diajukan ulang untuk diverifikasi kembali.
“Kalau yang 113 ini lewat besok, berarti dianggap batal semua, harus dikirim lagi untuk verifikasi ulang. Itulah yang akhirnya saya lantik hari ini, 113 ASN yang menduduki jabatan masing-masing,” katanya.
Wali Kota Abisai Rollo berharap, dengan pelantikan definitif ini, kinerja para pejabat dapat meningkat dibandingkan saat masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
“Saya harapkan dengan dilantiknya ini, yang tadinya mungkin karena Plt merasa belum dapat jabatan tetap sehingga tidak bekerja dengan baik, sekarang setelah dilantik dan menduduki jabatan definitif, harus bekerja dengan serius,” tegasnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa status pelantikan bukan jaminan mutlak. Evaluasi kinerja akan tetap dilakukan secara berkala.
“Sudah dilantik itu bukan berarti harga mati. Kalau nanti ada evaluasi dan ternyata kinerjanya tidak memenuhi syarat, tidak bekerja dengan baik, maka satu, dua, bahkan tiga bulan bisa saja diganti,” ujarnya.
Abisai menambahkan, proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Jayapura masih akan berlanjut, mengingat masih terdapat usulan lain yang tengah dalam tahap pengiriman dan verifikasi di BKN.
“Masih ada proses selanjutnya, kita akan kirim lagi ke BKN. Kalau kita kirim 50 usulan, nanti diverifikasi, kalau lolos semua ya 50 itu yang dilantik. Tapi kalau ada yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, dikembalikan lagi untuk dilengkapi baru dikirim kembali,” jelasnya.
Ia memperkirakan jumlah pejabat yang akan dilantik secara keseluruhan bisa mencapai 250 hingga 300 orang, menyesuaikan dengan progres verifikasi di BKN.
“Aturannya bukan berarti Wali Kota bisa langsung mengganti-ganti pejabat begitu saja. Tidak. Aturannya, kita harus kirim ke BKN, BKN yang verifikasi, selesai dikembalikan dan dinyatakan sah, baru kita lantik,” terangnya.
Kepada seluruh ASN dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jayapura yang belum menjalani pelantikan pada hari ini, Abisai meminta agar bersabar karena prosesnya masih berjalan bertahap.
“Saya harap kepada semua ASN, OPD Kota Jayapura yang mungkin merasa belum dilantik, akan segera dilantik setelah kita kirim lagi ke BKN dan diverifikasi,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan kepada 113 pejabat yang baru dilantik agar bekerja dengan sungguh-sungguh, karena tujuan utama pelantikan adalah untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, bukan semata kepentingan jabatan.
“Bekerja dengan serius, bekerja lagi dengan baik, bukan untuk Wali Kota, tapi untuk memberi pelayanan kepada pemerintah dan masyarakat Kota Jayapura,” pungkasnya.
Terkait posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura yang hingga kini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), Wali Kota Abisai Rollo mengatakan pihaknya belum sampai pada tahap penentuan pejabat definitif karena masih terikat aturan dan tahapan administrasi yang berlaku.
“Untuk Sekda belum, karena ini masih Plt. Saya belum sampai ke sana karena itu juga ada aturannya, ada tahapannya. Sementara Plt yang masih jalan, saya jalan dulu. Nanti kalau waktunya sudah harus definitif, kita akan definitifkan siapa yang tepat,” pungkasnya.

